Kamis, 29 November 2012

Kurikulum Baru: Draft Perubahan Mapel SD dan SMP


Srie, - Meski draft kurikulum baru tahun 2013 sudah dipublish, namun masih ada juga di antara rekan guru atau unsur masyarakat lainnya yang masih bertanya-tanya mengenai hal tersebut.
Umumnya, mereka bertanya secara khusus mengenai rencana perubahan mata pelajaran (mapel) di tingkat SD, SMP atau SMA/SMK.
Apa sajakah yang berubah?

Untuk struktur kurikulum SD, terdapat dua alternatif, terutama berkaitan dengaan mapel IPA dan IPS. Alternatif 1, mapel IPA dan IPS ditiadakan sama sekali, namun isi materinya diintegrasikan dengan mapel lainnya seperti Bahasa Indonesia atau PPKN. Alternatif 2, mapel IPA dan IPS diadakan hanya pada kelas 5 dan 6.

Untuk struktur kurikulum SMP, perubahan yang paling menonjol adalah dihapuskannya mapel TIK sebagai bagian dari mapel inti (Kelompok A). Mapel baru yang muncul adalah Prakarya yang digolongkan sebagai muatan lokal (kelompok B) bersama mapel Seni Budaya dan Penjas-orkes. 



Sementara itu, struktur kurikulum SMA hampir tidak mengalami perubahan, kecuali terkait pada sejumlah isi, antara lain maslah penjurusan, UN, dll. Klik di sini
Bagi yang belum memperoleh dokumen lengkapnya silakan dapat mengunduhnya di sini.

Untuk dapat membaca dan mengunduh (dowload) Kompetensi Dasar (Silabus Lengkap) untuk SD/MI, silakan KLIK di sini.

Untuk dapat membaca dan mengunduh (download) Kompetensi Dasar (Silabus Lengkap) untuk SMP/MTs silakan KLIK di sini

Demiakian, semoga bermanfaat. *** [Srie]

11 komentar:

  1. bisa-bisa semua Guru TIK turun demo kalau begitu...

    BalasHapus
  2. y semoga menteri NUH diganti sama Pak SBY yang telah bikin sensasi tanpa dasar UU dan aturan yang jelas ... amin

    BalasHapus
  3. ya gimana ! Di kalangan pendidik banyak yang mengatakan klo pemerintah sedang binggung dengan sistem pendidikan yang cocok diterapkan di indonesia ! Ini buktinya kurikulum 2013 masih menimbulkan perdebatan !

    BalasHapus
  4. saya kira ini adlah sdhmasuk ranah politik.. ingat pemilu 2014 membutuhkan dana yg sangat besar terutama bagi para partai besar.. mhn bapak2 penguasa lebih arif dan bijaksana.. ingat masih ada hukum Allah yg bisa menjangkau anda ketika di akhirat.. Firman Allah : "wa man ya'mal mitsqola dzarrotin syarron yaroh"

    BalasHapus
  5. ya...kalau banyak aturan tapi tidak beralasan ganti saja menterinya.untuk apa punya menteri kalau tidak bisa mengemban amanat rakyat itu namanya mengutamakan kepentingan sendiri.kalau memang setahun lagi mau pensiun buat yang bagus untuk rakyat,jangan membuat rakyat justru bingung,gimana sihhhh jadi pemerintah.

    BalasHapus
  6. kami guru daerah masih bingung dengan memenuhi jam utk sertifikasi..ehh kurikulum baru lagi..ach ditambah penilaian macam2 lagi . sulitx utk bisa meningkatkan kesejahteraan. sulitn sih wajar tapi rumitx ini lho..muka guru2 jadi banyak yg berkeruttt.

    BalasHapus
  7. yang lebih memprihatinkan lagi,guru2 TIK yg sudah calon sertifikasi tidak dapat mengikuti uka krn diharuskan pindah dulu k mapel yg lain...helllooo...apakah semudah itu pindah2 mapel...sedangkan guru yang mengampu mapelnya sendiri masih banyak juga yg nggak lulus uka ataupun nilainya rendah,..ckckck...capek dueh...ini namanya penzaliman thdp guru TIK namanya...sdngkan mapel TIK masih tetap diajarkan pd kelas 8,9..kalo guru TIK pindah sekarang, 2 tahun ini siapa yg ngajar anak dong...apakah orang2 d kementrian mau ngajar???

    BalasHapus
  8. Hmmmm.... Kacau balau sistem pendidikan di indonesia,semua nya korban kepentingan pribadi.
    Mau di kemanain pengabdian guru TIK selama ini,yang selalu jadi korban karena pengembangan sistem IT di sekolah. sekarang harus korban lagi.
    PARAH...

    BalasHapus
  9. sebegitu banyaknya proyek TIK yang masuk ke sekolah2... kemudian pelajaran TIK dihapuskan....ada apa sihhh?? pk mentri kalaw mengambil kebijakan mbok yo jangan lah merugikan kami guru2 TIK, apalagi yg sudah tersertifikasi...

    BalasHapus